Tips & Tricks: Optimasi Revenue Website

UAdExchange Dashboard

Key dari bisnis advertising bagi publisher tentu saja Traffic. Semakin besar traffic yang dimiliki akan berbanding lurus dengan revenue yang didapat. Selain traffic tentu saja penempatan slot iklan juga mempengaruhi seberapa besar impressions yang akan Anda dapat. Untuk itu penting rasa-nya jika publisher mengikuti tips berikut agar revenue yang Anda dapatkan semakin besar.

IAB Standard

Buat yang belum paham betul mengenai apa itu IAB. Anda bisa baca-baca terlebih dahulu di IAB on Wikipedia atau mengunjungi website-nya yang bisa diakses di iab.com. Jika masih bingung, mari sedikit saya jelaskan.

IAB sendiri adalah sebuah organisasi independen yang fokus untuk mengatur bisnis Digital Advertising di Dunia. Sebuah badan regulasi yang disepakati menjadi dasar acuan pelaku bisnis Digital Advertising, dari mulai standard industri, legal support sampai ke riset.

Dalam hal ini, yang ingin saya sampaikan tentu saja standard industri-nya. Lebih detail lagi tentang standarisasi ukuran iklan yang biasa digunakan oleh semua pelaku bisnis digital advertising di dunia.

Dari sekian banyak ukuran, yang paling banyak diminati adalah Leaderboard dengan ukuran 728×90 Pixel dan Rectangle ukuran 300×250, atau ukuran 300×600 atau lebih dikenal dengan “Half-Page”. Jadi, pastikan website Anda menggunakan iklan dengan ukuran IAB Standard terutama ukuran: 728×90, 300×250 dan 300×600.

Maksimal 5 Slot per Page

Alih-alih mau memperbanyak impression dengan memberbanyak slot iklan, malah website Anda bisa jadi di-block karena tidak mengikut standard policy maksimum slot di satu halaman.

UAdExchange sendiri lebih merekomendasikan untuk menyediakan 3 slot per halaman. Dengan fill rate hampir 70%, UAdExhange script sangat di-rekomendasikan untuk ditempatkan di posisi paling bagus, diantaranya: Top Leaderboard, Sidebar Showcase/Rectangle atau bahkan skinner dengan ukuran 160×600 (dikenal dengan wide sckyscrapper).

Tentukan Floor Price terbaik untuk permasing-masing Ad Unit

Di setiap Ad Exchange, Floor Price menjadi sangat penting karena harga tersebut mempengaruhi jumlah iklan yang akan diterima website Anda. Harga tinggi, belum tentu menarik minat advertiser untuk beriklan di website Anda. Bisa jadi harga kecil jauh lebih banyak diminati oleh Advertiser untuk beriklan.

Untuk itu perlu terus di-monitor apakah harga yang Anda cantumkan memenuhi harga standard pasar. Sebagai bahan referensi, harga CPM untuk ukuran Indonesia itu ada di rata-rata $0.04. Jika melihat ke harga tersebut, ada baiknya floor price yang  kita pasang di bawah harga tersebut, sebagai contoh $0.03.

Demikian tips kali ini. Semoga bermanfaat.

About This Author

Tech Lead at UAd Exchange | Skype: thesundayz

Comments are closed